Apa itu Down Syndrome?





Baby AE - Mengandung dan kemudian mempunyai buah hati memang keinginan setiap wanita. Terlebih lagi yang baru saja melakukan pernikahan. Bahkan tak banyak yang meskipun sudah bertahun-tahun menikah dan sudah mempunyai anak tetapi masih ingin mempunyai anak lagi. Iya kan Bunda? Bunda sendiri sudah tahu apa belum nih dengan anak yang mengalami down syndrome? Belum tahu nih ya?


Jadi, down syndrome sendiri adalah penyakit yang bisa membuat penderitanya kesulitan dalam belajar bahkan juga mengalami hambatan dalam tumbuh kembangnya serta juga mempunyai bentuk fisik yang sangat khas. Selain itu down syndrome juga sering disebut dengan kelainan genetik yang sudah terjadi pada saat si kecil masih berada di dalam kandungan. 




Pada saat di dalam kandungan penderita kelainan down syndrome ini mempunyai kromosom yang berlebih. Untuk jumlah normalnya sendiri manusia mempunyai 46 kromosom di setiap selnya, yang mana 23 didapatkan dari sang ibu dan 23 sisanya dari sang ayah. Akan tetapi orang yang mengalami down syndrome ini justru mempunyai 47 kromosom yang ada di setiap selnya. 


Hal ini lah yang membuat seseorang mengalami gangguan belajar dan juga ciri fisik tersendiri. Fisik ini bisa seperti leher pendek, muka agak rata, ukuran kepala yang kecil, tubuh pendek, dan juga berjari pendek. Kondisi yang satu ini bahkan bisa berlangsung seumur hidup. Akan tetapi jika penderika down syndrome ini mendapatkan perawatan yang tepat maka ia juga bisa tumbuh dengan sehat.


Lalu Bunda tahu nggak, bahwa ternyata kelainan yang satu ini sudah sering sekali terjadi. Hal ini sudah dibuktikan bahwa sekitar 1 dari 800 bayi yang lahir diperkirakan mengalami kondisi down syndrome ini. Down syndrome ini terjadi mulai dari awal kehidupan. Sayang sekali hingga saat ini para dokter juga masih belum mengetahui dengan pasti apa yang bisa membuat janin mengalami kelainan ini. 


Akan tetapi beberapa penelitian menemukan bahwa ada beberapa faktor yang bisa membuat mengalami down syndrome ini. Maka dari itu Bunda yang sedang mengandung harus memeriksakan ke dokter ketika Bunda mengalami sesuatu yang tidak biasa terjadi. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Apa itu Down Syndrome?"

Posting Komentar